Sebagai contoh implementasi Odoo, dipilih suatu perusahaan dagang imajiner yang bergerak dibidang distribusi makanan. Makanan adalah barang dagangan yang mudah rusak. Sehingga dalam mengelola rantai pasokannya, perusahaan mengutamakan keamanan pangan (food safety), kualitas
pangan (food quality) dan kesinambungan pasokan (sustainability). Oleh karena itu, baik saat penyimpanan maupun pemindahan produk, perusahaan menggunakan sarana pengendalian suhu yang ketat.
PENYIMPANAN PERSEDIAAN
Berbagai kelompok produk disimpan dalam warehouse dengan jenis ruangan frozen (-20C), chilled (-4C) maupun dry (17C), sesuai dengan persyaratan produk nya. Selain di warehouse, kendaraan angkut barang dagangan juga memiliki kendali suhu yang ketat. Perusahaan memiliki beberapa gudang (multiple warehouse) yang letaknya berjauhan. Setiap gudang terdiri dari beberapa ruangan. Setiap ruangan terdiri dari beberapa rak dengan kolom dan tinggi tertentu untuk menyimpan barang.
Produk yang dibeli dari vendor, ketika diterima di gudang, perlu diperhatikan tanggal kedaluarsanya (expired date). Produk sejenis dengan tanggal kedaluarsa yang sama, disimpan dalam kelompok (lot) tertentu. Dan kemasan produk secara fisik disimpan dalam gudang bisa dalam bentuk box atau palet.
Produk terdiri dari berbagai kategori seperti daging (meat), hasil laut
(seafood), makanan kering, bumbu dan lainnya. Produk barang dagangan
juga berasal dari berbagai merk baik dalam maupun luar negeri. Satu
produk bisa terdiri dari pilihan (variant) baik rasa ataupun jenis.
PEMBELIAN
Pemasok produk (vendor) ada yang lokal dan juga dari mancanegara. Khusus untuk vendor mancanegara, untuk kesinambungan pasokan, maka perlu dipatuhi peraturan perundangan impor barang serta berbagai bea masuk terkait dengan import. Karena itu perlu diperhitungkan landed cost dalam harga pokok produk yang dijual.
Satuan beli (unit of measure) dari vendor, terkadang berbeda dengan satuan jual ke pelanggan, contohnya daging yang diimport dari USA, satuannya adalah LBS, sedangkan dijual ke pelanggan dengan satuan KG. Proses perubahan dari satuan ke satuan lain, dilakukan otomatis dengan faktor konversi tertentu.
Selain barang dagangan, perusahaan juga mencatat pembelian peralatan kantor. Pembelian peralatan terkadang dilakukan dengan cara lelang (purchase tender), dengan meminta penawaran dari lebih dari satu vendor. Bagian pembelian memiliki beberapa staf yang menginput berbagai penawaran yang masuk, dan penawaran tersebut bisa disetujui menjadi Purchase Order oleh manajer pembelian (purchasing manager).
PENJUALAN
Pelanggan perusahaan dapat dikelompokkan menjadi food services (hotel, restoran, katering - horeka) dan retail (supermarket), karena itu, tim wiraniaga juga terdiri dari tim horeka dan tim retail. Sedangkan wiraniaga yang melayani konsumen langsung (B2C) dimasukkan ke tim ecommerce.
Seorang wiraniaga (salesperson) bisa menangani satu atau lebih pelanggan (customer). Pelanggan yang mengelola restoran misalnya, mungkin memiliki beberapa alamat outlet. Karena itu alamat perusahaan, tagihan dan alamat pengiriman bisa dibeda-bedakan. Dan untuk meningkatkan penjualan, para wiraniaga bisa menerapkan diskon yang berbeda-beda untuk pelanggannya mengacu pada daftar harga katalog produk.
Pengiriman dilakukan sekaligus, jika terdapat kekurangan produk, maka dibuat PO baru dari customer untuk dibuatkan DO tersendiri. Beberapa pesanan (luar kota), bisa dikenakan ongkos kirim.
JARINGAN DISTRIBUSI DAN TRANSPORTASI
Perusahaan memiliki distribution center di beberapa ibukota propinsi. Distribution center merupakan perusahaan dengan kewajiban pelaporan pajak secara mandiri. Jenis barang yang dijual di distribution center sama persis dengan yang tersedia di pusat.
Setiap distribution center memiliki warehouse, dan melakukan proses pembelian, penyimpanan persediaan dan penjualan secara mandiri.
Perusahaan memiliki armada kendaraan yang dilengkapi dengan pengendali suhu. Untuk itu diperlukan pencatatan berbagai biaya pengoperasian armada. Seperti biaya kontrak, leasing, pajak kendaraan, biaya service kendaraan dan lain-lain.
ODOO COMMUNITY MODULES
Perusahaan menginginkan agar
Food Supply Chain Management yang dilakukan didukung oleh sistem berbasis internet.
Odoo Community ver 10 adalah salah satu perangkat lunak
Enterprise Resource Planning yang cocok untuk menangani beragam proses yang dilakukan perusahaan.
Dari studi kasus di atas, maka modul-modul yang perlu diinstall adalah :
- Accounting & Finance. Modul untuk menangani kegiatan accounting dan finance.
- Inventory. Modul untuk menangani persediaan di gudang.
- Purchase Management. Modul pembelian barang
- Sales Management. Modul penjualan
- Fleet Management System. Modul untuk mengelola armada kendaraan
- Maintenance. Modul untuk mengelola pemeliharaan peralatan gudang maupun kantor.